eksekusi pembongkaran sedikitnya 60 kios ilegal pada sepanjang jalan inspeksi kalimalang, kota bekasi, jawa barat, diwarnai bentrokan antara aparat dan penghuni bangunan.
"siapa bilang website aku ini ilegal. aku membayar pajak semua tahun dan telah mencari izin dari lurah," ujar abdullah (40), penghuni kios website upaya-upaya bengkel, jumat.
kericuhan itu dipicu dengan penolakan puluhan penghuni kios saat alat berat milik pemerintah mencoba menghancurkan bangunan permanen dan semi permanen yang berjajar di pinggiran kalimalang, kelurahan margahayu, bekasi timur.
puluhan penghuni juga membakar sejumlah ban dalam tengah badan jalan inspeksi kalimalang dibuat visualisasi daripada kekesalan mereka pada aparat.
akibatnya, arus kemarin lintas dari arah tambun, kabupaten bekasi, jawa barat, menuju tol timur, kota bekasi, mengalami ketersendatan, begitupun arus sebaliknya.
sejumlah kios yang dibongkar nampak membeli plang info hiburan karaoke, biliard, panti pijat, bengkel, kios bunga, penitipan motor, penjualan pulsa, properti makan, dan yang lain.
"para penghuni ini melanggar peraturan daerah nomor 10 tahun 2011 perihal k3," tutur kepala satpol pp kota bekasi, yayan, saat memimpin pembongkaran.
menurutnya terkandung kurang lebih 60 kios selama sepanjang area tersebut yang sebelumnya telah memperoleh dana kerohiman dijadikan kompensasi atas penghancuran itu.
"90 persen dalam antaranya mengambil dana kerohiman itu. sedangkan dan menolak, menyimpan kompensasi dan kita punya tidak bersesuaian," ujarnya.
upaya pembongkaran itu, tutur dia, sudah dilaksanakan pas prosedur, yakni dengan surat pemberitahuan sebanyak tiga kali sejak maret 2013 lalu.
"lokasi mereka melanggar garis sempadan jalan. manakala banyak pelebaran badan jalan, keberadaan bangunan ini amat mengganggu ketertiban," ujarnya.